Sejenak
Sejenak aku merebah
Selesai berjalan sudah
Terasa lelah melangkah
rutin barulah habis setengah
Jarum jam berada dibawah
Bertanda hari sudah lelah
Mengangkat matahari yg wahdah
Apalagi aku malah lebih lelah
Jalan buram masih menanti
Rutin yang belum selesai ini
Mengharuskanku berjalan lagi
Meretas rebahan ruas tulangku pi
kubelum selesai melewati Suram
Terlihat Matahari yang mulai silam
Dentaman Hari yang menuju kelam
Berlari mendekat ke pekat malam
Apa yang akan terjadi nanti
Adalah hasil sebuah ekspektasi
Masa yang tak kunjung henti
Memaksaku bertemu denganmu lagi
Label: Puisi


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda