Sabtu, 18 Januari 2020

Tiada Nyali

kapan ku berhenti menyembah ketakutan
lubuk hatiku ber-ingar 
kutujukan sujudku hanya pada ketakutan
terlepas dari sang pencipta

sebenar benarnya hatiku tak punya nyali
kusadari itu...
mungkin beberapa kali
dan ku mengelakaanya

dilain waktu kutak peduli
malam, petang, terang, maupun terbit fajar
kutak berdoa
kuingat namun tak mengingatkan diriku

hanya saat hingar bingar habis
hanya saat suara, pulas tertidur
hanya saat kusendiri
saat halusinasi buatku merintih
kuterpojok mengucap namaMu
kupinta perlindanganMu
kuminta balasan atas tindakku yang tak menurutiMu
18/10/16

Label:

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda