Permata
Semenjak kita dekat
nggak ada hari tanpa terlintas namamu
bayang bayangmu menemaniku, selalu
Selalu kucoba bertanya
Agar terlintas suara ditelingaku
Suara yang membuat tidurku lelap
di masa sulitku aku merasa berwarna
Ternyata ada yang membuktikan
Masih ada perempuan yang apa adanya
tak inginku senyummu tertutup oleh tangis
Aku tahu apa yang seharusnya kutahu
Tertulis dibuku catatan
Penggalan dari alur pendewasaan
28/6/16
Label: Puisi


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda